Featured Video


Terima Kasih telah mengunjung di halaman CATATAN BUKU RANTAUKU, Dan Halaman ini berisi tentang : Cerpen Kisah hidup,budaya,Puisi dan gambar Alam Papua.

Senin, 13 Desember 2010

“GADIS TEHIT”

GADIS TEHIT

    Sejauh mata memandang, yang terlihat hanyalah hamparan pada sesosok gadis tehit beberapan bulan lalu . Di depan warnet 3nity  tempat kita bertemu, senyumnya menawan hingga menghadirkan ketenangan dalam hatiku yang bertabuk kebisuan. Terdengar keributan kendaraan yang melewati jalan solo, terdengar pula sapaan orang –orang yang berada di sekitar ku dan dibawah gapura tambak bayang akan terUkir selalu kenanganku padanya.

Sewaktu  malam tiba hayalanku akan terbayang mengingat pertemuan tanggal 26 februari 2010 di depan net 3nity babasari. Bermula dari Pertemuan itu hingga menhadirkan sebuah nama yang tak bisa di ucap” bahkan di jelahkan dalam logika seseorang. Tertusuk hati akan kebaikannya, prilaku dan sikapnya tak mungkin ku temukan pada sekian banyak wanita yang ada. Gadis tehit sungguh engkau sangat mulia dengan rambut terurai hitam lurus, kulitnya sawo matang, hidungnya mancung dan terlihat lesung di pipimu. Kau amat ku sayang” kau selalu ku puji dengan keberadaanmu yang begitu terkesan sederhana.

Andai saja kau akan pergi” andai saja kau bukan lagi milikku” Namun selalu ku ukir namamu dalam lubuk hatiku” akan ku kenan kenangan indah bersamamu dan ku teriak keras dalam hati ,untuk berkata
( “kaulah yang terbaik”)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KAWAN TITIP PESAN DI SINI


ShoutMix chat widget

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More